Install this theme
‘Sorry’ isn’t like a band-aid. No matter how many times you say it, sometimes the scars don’t heal.
@autocorrects
ga peduli sebanyak apa gebetan yang kamu punya, seganteng apa cowo yang kamu gandeng, pacar cewe tetep harus ada paling ngga satu di dunia. tempat kamu bisa ketawa enak ga peduli ada coklat atau cabe di gigi, makan banyak tanpa jaim atau dikata gendut, ngobrol panjang lebar acuhin hidup acuhin waktu, dan jutaan malam sleepover yang ujungnya dipake begadang sampe pagi. iya, bagi yang belum punya, segera cari ya.
dengan cinta, yenita <3

ga peduli sebanyak apa gebetan yang kamu punya, seganteng apa cowo yang kamu gandeng, pacar cewe tetep harus ada paling ngga satu di dunia. tempat kamu bisa ketawa enak ga peduli ada coklat atau cabe di gigi, makan banyak tanpa jaim atau dikata gendut, ngobrol panjang lebar acuhin hidup acuhin waktu, dan jutaan malam sleepover yang ujungnya dipake begadang sampe pagi. iya, bagi yang belum punya, segera cari ya.

dengan cinta, yenita <3

asumsi terlalu dini

Akan ada saatnya,
Dimana setiap siang aku akan merindukan mu datang.
Kuhabiskan waktu dengan mengurus rumah dan merawat kembang.
Duduk sore di teras dan menunggumu pulang.


akankah setengah sepuluh malam menjadi parameter sore bagi saya?

dua ratus enam puluh dua kata. dan saya memilih untuk mengurungnya. ketakutan pertama. rasanya mengerikan.
21 April 2012

Karena sejak awal cinta itu telah datang
Di tengah kesibukanmu dalam kemeja
Dan di tengah kebebasanku dalam piyama 
Menyelinap di baris baris obrolan tak selaras
Saling membangunkan hati yang telah lama pulas

Sekiranya cinta ini penuh luka
Betapa sakitnya itu kurasa aku rela
Apakah merah, lalu biru, bahkan sampai darahku beku
Toh ia akan disembuhkan rindu
Menunggumu yang pasti menenangkanku

Ini bukan purnama kelima
Cinta kita ada jauh bahkan sebelum jumpa
Mata kita telah lebih dulu bertatap
Tangan kita telah lebih dulu berjabat
Hati kita telah lebih dulu sepakat
Bahwa rusuk ku, telah menemukan jalannya pulang

selamat tanggal 21, sayang

“cause I told you once
now I told you twice
we gon’ light it up
like it’s dynamite”

semoga ini cuma karena sinyal pedalaman antah berantah ...
  • me :

    kangen

  • him :

    ngapain aja?

  • me :

    ngobrol, sempet ngambek ngambekan juga anak anak

  • him :

    ngambek kenapa?

  • me :

    males cerita ah, panjang. ak bilang tadi aku kangen.

  • him :

    iya sama.

Lupa

jamikaaa:

Malam ini sedikit cerah dan sedikit mendung. Kamu duduk sendiri dengan siku menyanggah kepala. Kemudian aku datang. Sibuk dengan alasan-alasan keterlambatan hadir. Kau hanya diam. Aku hanya bertanya ‘kenapa’. Dan kau mulai berceloteh tentang semua yang membuatmu berantakan hari ini.

Aku mendengarkan. Semua kata-kata yang keluar darimu. Mencoba memberikan solusi-solusi agar kau tak  lagi berpikir bahwa semuanya berantakan. Aku mau membantumu. Mengeluarkan apa yang ku pikir baik untuk kau pikirkan lagi. 

Tiba-tiba kau menangis, kemudian pergi.

Dan aku sangat ingat empat kata yang kau ucapkan sebelum kau melangkah pergi :

“Aku cuma pengen cerita!”

Aku terhenyak. Sendirian.

Mungkin aku terlalu sok tau. Mungkin aku terlalu sok pintar. Mungkin ada banyak kata-kata yang kuucapkan dengan nada tidak santai. Mungkin aku begini, mungkin aku begitu.

Kemudian aku sadar. Bukan karena itu kau tiba-tiba menangis. Bukan karena itu kau tiba-tiba pergi. 

Tapi karena aku lupa. 

Bahwa tugas utama seorang sahabat adalah mendengarkan.

Maafkan aku.

-____________-
pensiil:

damn you zeus….

-____________-

pensiil:

damn you zeus….